Bitcoin

Monday, 23 October 2017

Cara memasukan/mengisi token pulsa listrik ke dalam meteran

Cara memasukan/mengisi token pulsa listrik ke dalam meteran


Listrik saat ini sudah menjadi suatu kebutuhan yang tidak bisa dilepaskan dari kehidupan sehari-hari.

Mengapa?

Sudah pasti karena hampir semua bersangkutan dengan listrik mulai dari nonton tv, lampu, memasak nasi, AC, ambil air, isi baterai handphone, kipas angin, buat es dan masih banyak lainnya peralatan-peralatan yang memerlukan daya listrik. Bayangkan jika tidak ada listrik, wah pasti bakalan susah.

Seiring perkembangan zaman, saat ini pelanggan listrik PLN sudah mulai banyak yang menggunakan sistem listrik pra-bayar. Pada sistem listrik prabayar ini, pelanggan diharuskan untuk mengisikan Token Listrik sebelum menggunakannya.  Dan taukah anda apa yang dimaksud dengan Token Listrik tersebut.

Listrik Pintar mulai diperkenalkan kepada masyarakat pada tahun 2012 di Nusa Tenggara Barat. Perusahaan Listrik Negara (PLN) melakukan inovasi baru dengan nama Listrik Pra Bayar (LPB). Agaknya PLN terinspirasi dengan Kartu Pra Bayar dari perusahaan-perusahaan telekomunikasi. Sehingga menamakan produk unggulannya sebagai Listrik Pra Bayar. Sebab Listrik Pra Bayar juga dapat diisi ulang sama seperti Kartu Pra Bayar dari perusahaan-perusahaan telekomunikasi. Selain itu dengan Listrik Pra Bayar maka kita akan cenderung lebih hemat dalam pemakaian listrik sehari-hari.

Sehingga PLN memberi nama produk unggulannya ini sebagai Listrik Prabayar. Karena Listrik Prabayar juga bisa diisi ulang layaknya kartu Handphone dari perusahaan telekomunikasi Indonesia. Dengan adanya listrik pintar ini, maka pelanggan akan bisa menghemat pemakaian listrik sehari-hari dan bisa menargetkan biaya perbulanya.

Yang biasanya kita sudah terbiasa menggunakan meteran Pascabayar dengan pembayarannya dilakukan setiap bulan. Tapi saat beralih ke Meteran Prabayar dengan pembayaran sistem pulsa tentu ini akan membingungkan bagi pengguna baru, tidak tau apa yang harus ditekan duluan dan takut untuk mencobanya dengan alasan takut kena setrum, takut meledak dsb. Sebenarnya selagi kita tidak mengobrak-abrik meteran tentu tidak akan ada masalah. Kalau salah pencet pun palingan pulsa tidak akan bertambah. Nah, supaya tidak salah-salah dalam melakukan pengisian pulsa token PLN berikut saya tunjukan cara benarnya mulai dari awal pembelian sampai pengisian pulsa ke meteran selesai dilakukan.

Langkah-Langkah Cara Memasukan, Mengisi Token PLN:
1. Silahkan beli dulu Voucer PLN ke loket pembayaran resmi atau bisa juga ke konter-konter terdekat  yang menjualnya.
2. Setelah pembelian selesai nanti akan dikasih lembaran (voucer) yang berisi 20 digit angka dan segera bawa pulang 20 digit angka tersebut.
3. Sesampai dirumah temukan dimana meteran listrik anda, jika posisinya terlalu tinggi gunakan kursi supaya bisa dijangkau.
4. Sekarang, masukan 20 digit angka tadi dengan cara langsung menekan tombol angka-angka pada meteran. Jika salah pencet tekan panah warna putih sebelah sudut kiri bawah untuk menghapusnya.

5. Setelah semua kode dimasukan sekarang tekan panah bewarna merah di sudut kanan bawah untuk mulai mengisi.
6. Jika pengisian berhasil maka akan muncul tulisan BENAR dan pulsa di meteran anda akan bertambah sesuai nominal yang dibeli.

Untuk perlu diketahui pulsa yang telah berhasil di isi ke meteran tidak akan sama dengan pulsa yang dibeli. Misalkan kita beli voucer 50rb maka pulsa yang terisi ke meteran tidak 50rb juga melainkan nanti akan berubah menjadi satuan kWh sesuai dengan tarif dasar listrik PLN.

Demikian cara mengisi token pulsa listrik ke meteran, semoga bermanfaat.


Tag : cara membeli token pln, cara mengisi meteran pulsa listrik, cara memasukan token pulsa listrik.

1 comment:

  1. ngisi token listrik serasa nyalain bom di game counter strike

    ReplyDelete